Misionaris Awam Vinsensian Indonesia
RSS icon Email icon
  • F.A.Q

    Apa itu MAVI ?

    Misionaris Awam Vinsensian Indonesia (MAVI) adalah kaum awam Katolik, baik pria maupun wanita, yang terpanggil seturut semangat dan kharisma St. Vinsensius de Paul untuk memberikan hidupnya bagi pelayanan kaum miskin, khususnya mereka yang tersisih dan terisolir di daerah-daerah pedalaman. MAVI berdiri pada tahun 2002 di bawah naungan Kongregasi Misi (CM).

    Siapa saja yang menjadi anggotanya dan apa karyaMAVI ?

    MAVI beranggotakan orang-orang muda-yang karena dijiwai semangat Vinsensian, bersedia melayani kaum tersisih dan terisolir di daerah-daerah pedalaman luar pulau. Ciri khasnya adalah misi ad gentes, misi kepada orang-orang dengan budaya yang berbeda. MAVI berkarya -terutama- di bidang pendidikan, mencakup pendidikan anak-anak dan orang dewasa, serta pemberdayaan masyarakat adat, dan kegiatan pastoral.

    Kalau boleh tahu, di mana tepatnya wilayah karya MAVI ?

    Untuk saat ini MAVI berkarya di wilayah Keuskupan Sintang-Kalimantan Barat tepatnya di paroki-paroki CM yang terletak di sepanjang sungai Melawi. Di Sintang sendiri, para misionaris awam dipercaya untuk membantu mendampingi pendidikan para seminaris Seminari Menengah Yoh. Maria Vianney-Menyurai.

    Untuk dapat menjadi anggota MAVI, apa saja sih persyaratannya?

    Persyaratan secara umum:

    • Lulusan diploma/sarjana dari berbagai macam bidang studi
    • Lulusan SLTA dan memiliki pengalaman kerja
    • Katolik
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Terpanggil untuk hidup bersama dan melayani kaum miskin
    • Mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda dan……
    • Mengikuti test seleksi dan formatio

    Apa itu formatio ?

    Formatio adalah pembinaan yang didapatkan calon misionaris awam sebelum ia berkarya di daerah misi yang meliputi : spiritualitas vinsensian, ASG, pengetahuan tentang budaya, kondisi geografis, karakter masyarakat setempat, dan juga pengetahuan serta keterampilan untuk memberdayakan umat yang dilayani.

    Berapa lama misionaris awam berkarya ?

    Misionaris akan terikat kesepakatan kerjasama untuk jangka waktu minimal 6 bulan-1 tahun, dan bisa diperpanjang/diperbaharui.

    Bagaimana dengan biaya hidup misionaris awam?

    Setiap misionaris awam akan mendapatkan HR dan Living Cost yang besarnya disesuaikan dengan tempat tugas serta jangka waktu berkarya. Biaya transportasi, kesehatan, serta formatio ditanggung oleh lembaga. Tempat tinggal misionaris akan ditentukan oleh Pastor Paroki di daerah misi dan disesuaikan dengan bentuk pelayanan yang dilakukan.

http://twitter-widget.com/blog/packages/